Masa pandemi corona COVID-19 harus bisa di hadapi. Salah satu cara untuk melawan virus corona adalah dengan menjaga kesehatan atau daya tahan tubuh yang kuat. Olahraga teratur menjadi cara untuk menjaga kesehatan, kebugaran, dan daya tahan tubuh.
Pada saat PSBB semua harus mengikuti anjuran pemerintah sehingga tak heran jika semua kegiatan di lakukan di rumah entah dari belajar, bekerja dllnya. Terkadang dengan di rumah saja justru di manfaatkan buat tidur -tiduran, makan tidak beraturandan keseringan main gatget. Tanpa di sadari kegiatan tersebut kurang baik untuk kesehatan. Hal yang harus di ketahui adalah olahraga juga bisa di lakukan di rumah.
Pada saat PSBB semua harus mengikuti anjuran pemerintah sehingga tak heran jika semua kegiatan di lakukan di rumah entah dari belajar, bekerja dllnya. Terkadang dengan di rumah saja justru di manfaatkan buat tidur -tiduran, makan tidak beraturandan keseringan main gatget. Tanpa di sadari kegiatan tersebut kurang baik untuk kesehatan. Hal yang harus di ketahui adalah olahraga juga bisa di lakukan di rumah.
Pada prinsipnya ada dua jenis olahraga yang dapat di lakukan di rumah yakni neural excercise/olahraga persarafan untuk menjaga kesehatan dan physical excercise/olahraga fisik untuk menjaga kebugaran.
Olahraga persarafan dapat di lakukan dengan tiga cara yakni pernapasan, vokalisasi dan postur. Olahraga pernapasan bisa dilakukan dengan senam pernapasan seperti senam tera dan yoga. Lalu, vokalisasi antara lain dengan bersenandung, membaca Alquran dan lainnya. Sedangkan postur dapat ditempuh dengan cara seperti melakukan senam taichi maupun gerakan salat. Dengan melakukan olahraga pernapasan secara rutin dapat menjadikan tubuh sehat dan meminimalisir stres.
Sementara untuk olahraga fisik, bisa dilakukan untuk membuat badan tetap bugar saat menjalankan aktivitas sehari-hari. Olahraga fisik ini melibatkan otot besar, bersifat ritmis, serta berkelanjutan. Saat melakukan olahraga fisik dianjurkan untuk tidak dilakukan secara berlebihan dengan intensitas tinggi. Sebab, hal tersebut bisa mengganggu kesehatan.
Frekuensi olahraga fisik dapat dilakukan 3-5 kali per minggu, intensitas sedang, dan durasi selama 30-45 menit. Sedangkan jenis olahraga yang bisa dipilih seperti jalan cepat, jogging, bersepeda statis, senam, dan berenang. Sebelum memulainya didahului dengan pemanasan dan diakhiri pendinginan.
Tidak kalah penting menjaga hidrasi agar selalu tercukupi. Minum 30 menit sebelum berolahraga dan setelahnya guna mengganti jumlah cairan yang keluar lewat keringat.
Dengan berolahraga maka akan membantu kekrbalan tubuh sehingga tidak mudah terkena penyakit atau virus. Tubuh juga akan semakin vit dan bugar.
Dengan berolahraga maka akan membantu kekrbalan tubuh sehingga tidak mudah terkena penyakit atau virus. Tubuh juga akan semakin vit dan bugar.
Sumber : tirto.id
Endang purwanti (051703503125051)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar